Tempat bicara, tempat curhat, tempat belajar, tempat untuk Speak Up….
6 May
Beasiswa ini dinamakan Monbusho Research Student, sebab pada dasarnya beasiswa diberikan untuk program research student (program non gelar selama 1.5 atau 2 tahun saja, tergantung Monbusho recommended by Embassy atau recommended by University). Jadi penerima beasiswa ini pada awalnya diberikan hanya untuk 1.5 th atau 2 th buat Research Student (program Non Gelar). Tetapi selama 1.5 th atau 2 th itu jika penerima beasiswa bisa masuk program S2 ataupun S3, beasiswa akan diperpanjang dan statusnya jadi beasiswa S2 atau beasiswa S3.
Untuk mendapatkan beasiswa monbusho research student ini ada 2 macam :
untuk selanjutnya sebut aja beasiswa Monbusho G to G dan Monbusho U to U (tapi ingat istilah ini hanya ada di Indonesia).
Cara untuk mendapatkan beasiswa Monbusho Research Student :
1. Untuk mendapatkan beasiswa Monbusho G to G
untuk mendapatkan beasiswa ini, pelamar bisa menghubungi Kedutaan Besar Jepang di Jakarta. Tetapi syarat mutlak yang mesti dipenuhi adalah bahwa pelamar harus statusnya PNS (pegawai Negeri Sipil) atau karyawan BUMN. Selain tersebut tidak bisa mendaftar. Pihak kedutaan besar Jepang telah bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia (dalam hal ini pemerintah Indonesia memohon kepada pihak Kedutaan Jepang agar pelamar hanya diperbolehkan khusus untuk PNS atau karyawan BUMN). Sebenarnya Pihak Monbusho (Ministry of Education, Science, Sports and Culture JAPAN) tidak mensyaratkan
demikian, hanya pemerintah Indonesia saja yang menginginkannya. Jadi kita tidak menjumpai syarat-syarat demikian di berbagai negara lain seperti : China, Korea, Malaysia. Thailand, Philipina, Perancis, Kroasia, German, USA, Inggris, Mesir, Iran dll.
Persyaratan lain, sistem seleksi diatur oleh masing-masing Kedutaan Besar Jepang di negara yang bersangkutan. Beasiswa Monbusho G to G ini untuk Indonesia quotanya sekitar 50 orang, dan biasanya jatah buat PNS dari Departemen Pendidikan (dalam hal ini
dosen) sekitar 35 orang dan 15 orang dari Departemen lain atau dari BUMN. Bagi yang berhasil lulus atau berhasil mendapatkan beasiswa ini, maka penerima akan mendapatkan beasiswa research student selama jangka waktu 2 tahun (non gelar).
Dalam masa research student tersebut di universitas jepang yang dipilihnya, mereka sekolah bahasa jepang, dan persiapan untuk ujian masuk S2 bagi yang ingin melanjutkan program S2 dan ujian masuk S3 bagi yang ingin melanjutkan program S3. Ujian masuk universitas diatur oleh masing-masing universitas yang dipilih. Ada universitas jepang yang tiap setengah tahun ngadakan ujian masuk, ada juga setiap tahun sekali ujian masuknya. Jika dalam tahun pertama atau pertengahan tahun pertama saudara lulus ujian masuk S2 atau S3 maka status beasiswa research student yang masa waktunya masih lebih akan otomatis di cancel (dihentikan) dan saudara di daftar sebagai penerima beasiswa S2 (dua tahun lagi, buat yang akan masuk S2) dan S3 (tiga tahun lagi, buat yang akan masuk S3). Tetapi jika dalam masa research student tsb saudara gagal masuk ujian pertama,
maka saudara bisa mengikuti ujian masuk ke dua dan ketiga sampai masa research habis. Jika sampai masa research student habis dan saudara belum bisa masuk ujian, maka saudara di pulangkan. Untuk yang masuk S2, setelah saudara menyelesaikan program Master, dan jika saudara berkeinginan untuk melanjutkan program S3 maka
saudara bisa memperpanjang beasiswa itu untuk masuk program S3 (dan beasiswa akan diperpanjang lagi 3 tahun ke depan).
Informasi mengenai syarat-syarat beasiswa ini (silahkan klik disini).
2. Untuk mendapatkan beasiswa Monbusho U to U
Bagi yang bukan PNS atau karyawan BUMN, yang sudah jelas-jelas nggak bisa ikut Monbusho G to G, jangan kuatir ada cara lain untuk mendapatkan beasiswa Monbusho yaitu beasiswa Monbusho U to U (tapi ini istilah di Indonesia saja) untuk istilah di Jepangnya, Monbusho Recommended by University (artinya universitas Jepang merekomendasikan calon ke Monbusho). Sebenarnya rekomendation diberikan oleh Professor Jepang yang diteruskan ke Universitasnya dan Universitas merekomendasikan ke Monbusho.
Lalu bagaimana cara untuk mendapatkannya ?
Kontak salah satu Professor Jepang yang sesuai bidang anda, dan mulailah kenalan-kenalan baik lewat e-mail, surat pos, Facsimile, maupun telepon. Pertama katakan bahwa saudara tertarik/interest dengan research topik di lab. Profesor tersebut, dan katakan juga bahwa saudara pengen sekali gabung dengan lab. tsb untuk melanjutkan study master atau doktor. Dalam surat perkenalan pertama itu sedapat mungkin saudara menyertakan CV, ringkasan riset yang pernah saudara kerjakan dan rencana riset/tema riset yang ingin saudara lakukan. Setelah menjalin beberapa kali kontak dengan Professor (artinya kalau Professor sudah OK untuk menerima saudara) maka tanyakan ada kemungkinan dia mencalonkan (merekomendasikan ) orang asing untuk mendapatkan beasiswa Monbusho nggak. Saat saudara tanya tentang beasiswa Monbusho ke Professor tersebut, biasanya saudara di anjurkan untuk mengikuti Monbusho yang lewat Embassy di negara masing-masing, setelah saudara berhasil, saudara bisa ngontak Professor tersebut lagi untuk membimbing saudara. Memang jawaban seperti diatas sering sekali diucapkan oleh Professor Jepang.
Ada kemungkinan bahwa Professor sibuk dan nggak mau ngurus (sebab untuk apply monbusho recommended by university, Professor lah yang sibuk sekali mulai dari ngambil application ke Foreign Student Office di Universitasnya, terus Professor mengirimkan application itu ke calon mahasiswa, dan setelah diisi oleh calon mahasiswa, terus Professor memberikan application itu ke Foreign Student Office lagi setelah dia ngasih rekomendasi). Kemungkinan lainnya adalah bahwa Professor itu tidak tahu bagaimana cara apply Monbusho recommended by University, mereka hanya tahu cuman dari Embassy saja. Dalam hal ini Saudara harus dengan hati-hati menjelaskan bahwa Professor punya hak untuk merekomendasikan mahasiswa asing untuk mendapatkan beasiswa Monbusho dan bisa ditanyakan ke Foreign Student Office Universitasnya.
Dalam mengontak Professor Jepang usahakan Professor yang ada di universitas negeri. Universitas negeri dapat jatah beasiswa Monbusho besar sekali. Universitas-universitas negeri yang terkenal misalnya :
The University of Tokyo http://www.u-tokyo.ac.jp/
Tokyo Institute of Technology http://www.titech.ac.jp/
Kyoto University http://www.kyoto-u.ac.jp/
Tsukuba University http://www.tsukuba.ac.jp/
Osaka University http://www.osaka-u.ac.jp/
Nagoya University http://www.nagoya-u.ac.jp/
Tidak jarang juga Professor negeri yang tidak tahu tentang beasiswa Monbusho recommended by University.
Surat perkenalan pertama ke Professor Jepang kadang-kadang tidak di jawab. Banyak kemungkinannya, antara lain Professor tersebut tidak bagus Englishnya sehingga untuk membalas dalam bahasa Inggris dia butuh waktu lama, padahal dia sibuk sekali.
Kemungkinan lain di lab. Professor tersebut udah penuh, artinya tidak bisa menampung lagi mahasiswa baru. Tapi jangan kuatir masih ada ribuan Professor-professor yang tersebar di seluruh Universitas di Jepang, silahkan saudara mencoba untuk kontak ke
Professor lainnya.
Cara yang terbagus adalah jika kenalan dengan Professor Jepang dilakukan pada saat ketemu di Conference, Scientific meeting, Kunjungan-kunjungan lab, atau pas ada kerja sama sehingga Professor Jepang datang ke Indonesia. Kalau ada kesempatan seperti
itu, bisa saudara manfaatkan sebaik-baiknya.
Jika semuanya udah OK, dalam arti Professor sanggup menguruskan beasiswa Monbusho, maka Professor lah yang sibuk. Mulai dari ngambil application di Foreign Student Office di Universitasnya, terus ngirim application itu ke saudara (setelah saudara isi lengkap, saudara diharapkan ngembalikan ke Professor lagi), terus Professor ngembalikan lagi application yang sudah saudara isi lengkap ke Foreign Student Office dengan Professor tsb menyertakan rekomendasi bahwa saudara diterima di lab-nya.
Akhirnya Foreign Student Office merekomendasikan candidate ke Monbusho. Setelah diproses oleh Monbusho hasil pengumumannya di beritahukan ke Universitas, dan Universitas memberitahu ke Professor bahwa calon yang direkomendasikan oleh Professor tsb berhasil. Barusan setelah itu Professor memberi tahu saudara. Segala urusan mengenai kedatangan dan penjemputan saudara di urus oleh Professor.
Setelah dapat pemberitahuan bahwa saudara dinyatakan sukses sebagai penerima beasiswa Monbusho, saudara akan mendapatkan sertifikat pernyataan bahwa saudara berhak menerima beasiswa Monbusho untuk research student selama 1.5 tahun. Setelah
mendapatkan beasiswa research student, maka proses berikutnya sama persis dengan beasiswa Monbusho G to G. Hanya waktu research student beasiswa monbusho U to U cuman 1.5 tahun.
Dalam masa research student tersebut saudara harus belajar bahasa jepang, dan persiapan untuk ujian masuk S2 bagi yang ingin melanjutkan program S2 dan ujian masuk S3 bagi yang ingin melanjutkan program S3. Ujian masuk universitas diatur oleh masing-
masing universitas yang dipilih. Ada universitas jepang yang tiap setengah tahun ngadakan ujian masuk, ada juga setiap tahun sekali ujian masuknya. Jika dalam tahun pertama atau pertengahan tahun pertama saudara lulus ujian masuk S2 atau S3 maka status beasiswa research student yang masa waktunya masih lebih akan otomatis di
cancel (dihentikan) dan saudara di daftar sebagai penerima beasiswa S2 (dua tahun lagi, buat yang akan masuk S2) dan S3 (tiga tahun lagi, buat yang akan masuk S3). Tetapi jika dalam masa research student tsb saudara gagal masuk ujian pertama, maka
saudara bisa mengikuti ujian masuk ke dua dan ketiga sampai masa research habis. Jika sampai masa research student habis dan saudara belum bisa masuk ujian, maka saudara di pulangkan. Untuk yang masuk S2, setelah saudara menyelesaikan program Master, dan
jika saudara berkeinginan untuk melanjutkan program S3 maka saudara bisa memperpanjang beasiswa itu untuk masuk program S3 (dan beasiswa akan diperpanjang lagi 3 tahun ke depan).
Nah kesempatan ini, yang bisa di dapat oleh setiap orang tanpa kecuali (tidak harus PNS ataupun karyawan BUMN). Disamping tidak ada quota kita bisa meminta rekomendasi dari berbagai pilihan banyak Professor-Professor Jepang yang tersebar di seluruh universitas Jepang. Dan prosedur beasiswa ini tidak ada hubungannya dengan Kedutaan Jepang di Indonesia. Hanya saja jika saudara diterima beasiswa ini pihak kedutaan jepang mengharapkan saudara untuk melapor bahwa saudara di terima beasiswa monbusho.
Beasiswa Monbusho recommended by university di TOKYO INSTITUTE OF TECHNOLOGY (TIT) Ini adalah sebagai contoh cara apply beasiswa Monbusho U to U di TIT.
Formulir beasiswa monbusho U to U ini bisa di dapat di Foreign Student Office TIT sekitar bulan Desember, tetapi yang berhak mengambil hanya Professor TIT saja, mahasiswa tidak diperbolehkan. Formulir harus diserahkan ke Foreign Student Office TIT paling
lambat 31 Maret, setelah formulir diisi lengkap oleh applicant dan sudah di kasih rekomendasi oleh Professor TIT. Penyerahan formulir ke Foreign Student Office hanya bisa dilakukan oleh Professor TIT.
Aplicant tidak diperbolehkan menyerahkan application langsung.
Pihak Foreign Student Office TIT akan merekomendasikan calon ke Monbusho sekitar pertengahan April. Monbusho akan menyeleksi dan menginformasikan ke Pihak Foreign Student Office TIT pada pertangahan Agustus. Awal Oktober calon mahasiswa diharapkan
kedatangannya ke Jepang. Semua urusan eligibility untuk pengurusan VISA, tiket pesawat ke Jepang diurus semua oleh Foreign Student Office TIT.
Untuk universitas lain seperti The University of Tokyo, Kyoto University dll, deadline penyerahan application, pengumuman serta tata caranya berbeda dengan TIT. Setiap universitas punya aturan yang berbeda-beda.
Perbedaan Beasiswa Monbusho G to G dengan Monbusho U to U
1. Saat pengajuan (saat apply)
Untuk Monbusho G to G, pengajuannya di Kedutaan Jepang (Jakarta), proses seleksi di atur oleh pihak kedutaan Jepang. Syarat utamanya adalah harus PNS atau karyawan BUMN
Untuk Monbusho U to U, pengajuannya ke Professor Jepang dan diteruskan ke Universitas Jepang. Tidak ada persyaratan khusus untuk mendapatkan beasiswa ini (tidak harus PNS atau karywana BUMN).
2. Seleksi
Untuk Monbusho G to G, seleksi diadakan oleh kedutaan Jepang. seleksi tahap pertama penyeleksian dari dokumen-dokumen yang diserahkan pada saat aply, seleksi berikutnya adalah wawancara. Untuk Monbusho U to U, tidak ada sistem seleksi, jika Professor
sudah OK (dalam arti ngasih rekomendasi), maka universitas akan melanjutkan untuk merekomendasikan ke Monbusho. Tetapi jika di universitas tsb terlalu banyak permintaan dari Professor (jumlah Professor yang apply banyak) maka universitas mengadakan seleksi, biasanya seleksi di dasarkan pada kesenioritasan Professor. Untuk itu, usahakan nyari Professor yang senior, yang sudah Full Professor bukan yang Associate Professor. Hal ini untuk menjaga kemungkinan adanya kejadian diatas.
3. Jangka waktu research student
Untuk Monbusho G to G , jangka waktu beasiswa research student adalah 2 tahun
Untuk Monbusho U to U , jangka waktu beasiswa research student adalah 1.5 tahun
4. Pengurusan keberangkatan ke Jepang
Untuk Monbusho G to G, pengurusan keberangkatan ke Jepang di urus atau dibantu oleh pihak kedutaan Jepang. Kedatangan di Jepang di jemput dan diatur oleh AIEJ (Association International Education Japan).
Untuk Monbusho U to U, pengurusan keberangkatan ke Jepang di urus sendiri, tidak ada hubungan dengan kedutaan Jepang, hanya pihak kedutaan Jepang meminta laporan data tentang calon sebelum keberangkatan. Dan kedatangan di Jepang di jemput atau diurus oleh Professornya.
Persamaan Beasiswa Monbusho G to G dengan Monbusho U to U
Setelah sampai di Universitas Jepang, semua sama. Hak-hak yang diperoleh oleh penerima beasiswa monbusho G to G dengan hak yang diterima oleh penerima beasiswa monbusho U to U adalah sama. Hak-haknya antara lain :
Sumber: www.geocities.com/amwibowo/monbusho.txt
19 Mar
ASEAN Foundation Scholarships for Nationals of ASEAN Member
Countries
The ASEAN Foundation (AF) and the Asian Institute of Technology (AIT)
have entered into another agreement to develop high quality human
resources within ASEAN member countries through the offering of the
AF-AIT Scholarships.
The ASEAN Foundation, an initiative of the Leaders of the Association
of Southeast Asian Nations (ASEAN), was established on 15 December
1997 to help bring about shared prosperity and a sustainable future
for the peoples of all ASEAN countries that now include Brunei
Darussalam, Cambodia , Indonesia , Laos , Malaysia , Myanmar , the
Philippines , Singapore , Thailand and Viet Nam . It has been mandated
to promote greater awareness of ASEAN and greater interaction among
its peoples and their increased participation in ASEAN activities as
well as to undertake development cooperation activities that enhance
mutual assistance, address equitable economic development and reduce
poverty. This scholarship programme is part of the ASEAN Foundation
Scholarships for Postgraduate Studies and funded through the
Japan-ASEAN Solidarity Fund.
The Asian Institute of Technology, on the other hand, is an
international post graduate institute founded in 1959, and is Asia’s
pioneer institution established to help meet the region’s growing
needs for advanced learning in engineering, science, technology and
management, research and capacity building. AIT’s mission is to
develop highly qualified and committed professionals who will play a
leading role in the sustainable development of the region and its
integration into the global economy. AIT is based in Thailand and has
affiliated centers in other parts of the world.
Ten (10) full scholarships are available for ASEAN nationals who wish
to pursue masters degree in AIT. The scholarship award will cover
tuition and other academic fees, and living allowances for a 2-year
programme.
–Four (4) scholarship slots will be awarded under the project
“Capacity building for Gender, Poverty and Mobility Analysis of Road
Transportation Development in GMS Region”. The remaining six (6)
scholarships will be allocated for the various fields of study
identified by ASEAN Foundation as indicated below.–
ENTRY REQUIREMENTS
To qualify, applicants must:
* Be a bonafide ASEAN national;
* Hold a bachelors degree (normally from a four-year program) or
its equivalent in an appropriate field;
* Have above average undergraduate grades (minimum CGPA of 2.75); and,
* Satisfy other requirements as specified by the school you apply to.
* AIT is an international institute with English as the sole
language of instruction. Admission to AIT requires proof of English
language proficiency which may be satisfied in any of the following:
Submission of an official test score from any of the following
standardized English exams: TOEFL, IELTS, CU-TEP ( Thailand ), ARC
(Lao PDR).
* Agree to return and/or serve for at least 2 years in any ASEAN
countries after completion of their studies.
FIELD OF STUDIES
The scholarship can be taken in the following field of studies:
School of Environment , Resources and Development (SERD)
www.serd.ait.ac.th
* Agricultural Systems and Engineering
* Aquaculture and Aquatic Resources Management
* Energy
* Environmental Engineering and Management
* Food Engineering and Bioprocess Technology
* Gender and Development Studies
* Natural Resources Management
* Pulp and Paper Technology
* Regional and Rural Development Planning
* Urban Environmental Management
Interdisciplinary Programs
* Cleaner Production
* Integrated Tropical Coastal Zone Management
* Integrated Watershed Development and Management
* Modelling Tools in Environmental Resources and Management
* Disaster Preparedness, Mitigation and Management
* Agribusiness Management
School of Engineering and Technology (SET)
www.set.ait.ac.th
* Construction, Engineering and Infrastructure Management (CEIM)
* Geotechnical and Geoenvironmental Engineering (GTE)
* Structural Engineering (STE)
* Transportation Engineering (TRE)
* Water Engineering and Management (WEM)
Interdisciplinary Programs
* Information and Communications Technologies (ICT)
APPLICATION DETAILS
All interested applicants must complete the following two sets of
applications and submit them to the Admissions Office of AIT.
* AIT application form ( http://www.ait.ac.th/apply )
* ASEAN Foundation Scholarship for Graduate Studies application
form ( downloaded )
For the January 2008 intake, application should be made on or before
21 December 2007.
Deadline for August intake is on 31 March 2008.
For January 2009 intake, application should be made on or before 31
October 2008.
For more information, please contact:
Postal Address:
Admissions and Scholarships Unit
Asian Institute of Technology
P.O. Box 4 , Klong Luang
Pathumthani 12120 , THAILAND
Street Address:
Admissions and Scholarships Unit
Asian Institute of Technology
50 Moo 9, Km. 42, Paholyothin Road
Pathumthani 12120 , THAILAND
Phone: (662) 5245031-5033
Fax: (662) 524-6326
E-mail: admissions@ait.ac.th
http://www.ait.ac.th/interimpage/ait_visitor/freepage/AF_Scholarships.asp
Technorati Profile
19 Mar
PhD Scholarship
Information Security
Applications are invited for a PhD Scholarship from students interested in pursuing a PhD in Computer Science on a topic in Information Security. The PhD work can be on cryptography, network security or critical infrastructures etc
We are seeking a talented graduate with at least an upper second class honours degree (first class honours preferred), or equivalent, in computer science, information security or similar. Students with a strong background in mathematics (in particular algebra, combinatorics, discrete mathematics and number theory) and/or algorithms are encouraged to apply.
University College London (UCL) is a leading UK research university. It is regularly ranked in the top five universities in the UK. The Department of Computer Science at UCL is one of the largest Computer Science departments in the UK, and UCL’s Adastral Park Postgraduate Campus has been established by UCL as an independent research and postgraduate teaching institute at Adastral Park, Ipswich.
The studentship is for three years and covers payment of tuition fees at either the UK/EU or overseas rate plus an annual stipend of £14,622.
In order to be considered for the above studentship, please complete an application form from http://www.ucl.ac.uk/prospective-students/graduate-study/application-admission where guidelines can also be found.
Candidates should indicate on the application form under ‘UCL Department’ - Adastral Park, and ‘Programme of Study’ - the name of the supervisor, Professor Y Desmedt.
Two complete sets of the application should be sent, one to UCL Registry in London (as indicated on the website) and the other to:
Mrs C Churcher, UCL Adastral Park Postgraduate Campus, Ross Building PP3, Adastral Park, Martlesham Heath, Suffolk, IP5 3RE, UK, or to c.churcher@adastral.ucl.ac.uk (to whom informal enquiries may also be directed, telephone 01473-663723).
The closing date for applications is Thursday, 1st May 2008.
19 Mar
Please contact Inti directly if you have question. You don’t need TOEFL or GMAT to apply. We will assist you for TOEFL and GMAT if you are selected as finalists.
Regards,
AE
Sampoerna Foundation Overseas MBA Scholarship - 2009 Intake
INFORMATION SESSION:
Wednesday, March 5th, 2008 at 7 PM – 9 PM
Sampoerna Strategic Square
North Tower (ex. Tower A), 25th Floor, Room 01
Jl. Jendral Sudirman Kavling 45
Jakarta 12930
(Please call the Graduate Scholarship Department at 021 577 2340 for details)
Sampoerna Foundation Overseas MBA Scholarship
The Sampoerna Foundation Overseas MBA Scholarship is a means to groom Indonesia’s future business leaders. Sampoerna Foundation provides the qualified individuals the opportunity to pursue a Master’s of Business Administration degree at leading business schools overseas. Upon completing the program, scholars are expected to return to Indonesia and endeavor to transfer their knowledge to their fellow citizens.
Application deadline is May 30, 2008. Applications should be submitted as early as possible.
No.
Name of Scholarship
Maximum number of scholarships for 2009 Intake
1.
Sampoerna Foundation MBA in the USA
4
2.
Australian Education International – Sampoerna Foundation MBA in Australia
4
3.
Ambassade de France en Indonésie – Sampoerna Foundation MBA in France
2
4.
Singapore Education – Sampoerna Foundation MBA in Singapore
2
5.
British Council – Sampoerna Foundation MBA in UK
2
Basic Requirements
Indonesian citizen under 35 years of age when lodging the application
Hold a local Bachelor’s degree from any discipline with a minimum GPA of 3.00 (on a 4.00 scale)
Have a minimum of two-year full-time professional work experience after completion of undergraduate degree
Have a valid proof of GMAT and TOEFL as required by each Program (GMAT and TOEFL score can be submitted when applicants pass Sampoerna Foundation selection)
Currently did not enroll in graduate or post-graduate program, or obtained a Master’s degree or equivalent
Did not enroll or graduate from an overseas tertiary institution, unless was on a full scholarship
Do not receive other equivalent award or scholarship offering similar or other benefits at the time of the award
Demonstrate that without the scholarship, they are not able to afford an Overseas MBA Program
What is covered?
This scholarship is worth approximately USD 70,000 – to USD 150,000 per student, depending on the country and university, for the duration of study and it covers:
· GMAT and TOEFL/IELTS reimbursement, one time only, based on original invoice, for GMAT and TOEFL/IELTS taken no more than 6 months prior to the scholarship application;
· University application fee, for up to 2 (two) universities;
· Student visa application fee;
· Return airfares from Jakarta to the place of study;
· Tuition fees;
· Living allowance;
· Literature allowance.
List of universities
Sampoerna Foundation recommends the 2009 scholarship applicants to apply for admission to any of the following universities:
Sampoerna Foundation MBA in the USA Scholarship
1. Harvard University (MA)
2. Stanford University (CA)
3. University of Pennsylvania (Wharton)
4. Massachusetts Institute of Technology (Sloan)
5. Northwestern University (Kellogg) (IL)
5. University of Chicago
7. Dartmouth College (Tuck) (NH)
8. University of California–Berkeley (Haas)
9. Columbia University (NY)
10. New York University (Stern)
11. University of Michigan–Ann Arbor (Ross)
12. Duke University (Fuqua) (NC)
12. University of Virginia (Darden)
14. Cornell University (Johnson) (NY)
14. Yale University (CT)
16. University of California–Los Angeles (Anderson)
17. Carnegie Mellon University (Tepper) (PA)
18. University of North Carolina–Chapel Hill (Kenan-Flagler)
18. University of Texas–Austin (McCombs)
20. Emory University (Goizueta) (GA)
* Reference: USNews: America’s Best Graduate Schools 2008 (www.usnews.com)
Australian Education International – Sampoerna Foundation MBA in Australia Scholarship
Australian Graduate School of Management
Macquarie Graduate School of Management
Melbourne Business School
Monash University Graduate School of Business
Curtin University of Technology Business School
* Reference: Australian Financial Review Boss - MBA Rankings in 2007
Ambassade de France en Indonésie – Sampoerna Foundation MBA in France Scholarship
HEC Paris
INSEAD
ESCP – EAP European School of Management
EM LYON
Essec Business School
*Reference: Financial Times European Business Schools 2007
Singapore Education – Sampoerna Foundation MBA in Singapore Scholarship
1. National University of Singapore
2. Nanyang Technological University
* Reference: Asia’s Best MBA Schools 2000 (www.asiaweek.com)
British Council – Sampoerna Foundation MBA in the UK Scholarship
London Business School*
University of Cambridge: Judge*
University of Oxford: Said*
Manchester Business School*
Lancaster University Management School*
London School of Economics and Political Science**
* Reference: Financial Times Global MBA Rankings 2007
** The Scholarship is only applicable for Management and Business Related Program
Prospective applicants should directly contact the universities to find out about the admission process and requirements for enrolment. Applicants’ inquiries about the scholarship (requirements, conditions, coverage, etc.) should be directed to Sampoerna Foundation.
How to Apply?
Download the application package (application, reference and health information forms) at www.sampoernafoundation.org , or obtained it from:
Sampoerna Foundation
Sampoerna Strategic Square
North Tower, 26th – 27th Floor
Jl. Jendral Sudirman Kavling 45
Jakarta 12930
When submitting the application package, please write the name of the program at the top right hand corner of the envelope. Sampoerna Foundation will only consider the completed applications and will notify the short-listed applicants to attend the continuing stages of the selection process.
Further Information
Before applying, the applicants must read and understand the terms and conditions of the scholarship, including our policy about Alumni Contribution Scheme. For further explanation, please visit our website at www.sampoernafoundation.org or call us at 021 577 2340
Regards,
Inti Utami Permata Sari
Program Department
Putera Sampoerna Foundation
Sampoerna Strategic Square
North Tower, 26th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav.45, Jakarta 12930. Indonesia
Phone : 62 21 577 2340/ Fax : 62 21 577 2341
E-mail : utami.permatasari@sampoernafoundation.org
Website : www.sampoernafoundation.org
tia on Obat Penghilang Gatal – Gatal Karena Alergi
ilham nur five on Obat Penghilang Gatal – Gatal Karena Alergi
ilham nur five on Obat Penghilang Gatal – Gatal Karena Alergi
dewa on Tante Girang
Panterli on Obat Penghilang Gatal – Gatal Karena Alergi