Tempat bicara, tempat curhat, tempat belajar, tempat untuk Speak Up….
22 Jul
Sudah 4 orang “Kriminal” dan 2 orang pengedar narkoba warga negara asing Tewas dieksekusi mati didepan regu tembak, dan yang akan menyusul dieksekusi mati yaitu Amrozy Cs. Meskipun Indonesia menerapkan hukuman mati tetapi ada beberapa pihak yang tidak setuju hukuman mati karena bertentangan dengan Ham dan diganti dengan hukuman seumur hidup saja.
Akhir-akhir ini ada wacana penerapan hukuman mati untuk koruptor, dan Presiden SBY mengatakan tidak menutup kemungkinan penerapan hukuman tersebut. Tetapi Wapres Yusuf Kala tidak menyetujuinya (ga tau apa karena kader golkar banyak yg korup
). Memang vonis hukuman mati jangan selalu bagi para penjahat, pengedar narkoba, pembunuh atau perampok saja tetapi terapkan hukuman mati bagi para Koruptor karena koruptor juga kriminal dan pembunuh lebih banyak orang, karena uang yang dikorup itu sebenarnya jatah bagi jutaan rakyat miskin di Indonesia yang akhirnya mati pelan-pelan dalam Kemelaratan :hit:. Belajarlah dari China, di China para koruptor dipertontonkan didepan publik dan ditempak mati dihadapan masyarakat guna menciptakan shock therapy bagi para calon koruptor. Memang nampak sadis tetapi perbuatan koruptor itu sebenarnya jauh lebih sadis dengan menyengsarakan orang banyak dan merugikan negara.
Bagaimana dengan Indonesia? Apakah berani menerapkan hukuman mati bagi koruptor? Kita tahu sendiri di negeri kita hukum “bisa dibeli”, keputusan / vonis hukuman “bisa nego” kata orang dan kata Adil sangat Tidak Identik dan Tidak Bersahabat bagi Rakyat Miskin :upil:. Dan itu merupakan kejadian yang nyata sekali dikehidupan sehari-hari, tengoklah kasus terakhir mengenai Korupsi yang menyeret Pejabat Kehakiman yang ada “Main” dengan Arthalita, begitu bisa dekatnya orang Sipil yang Banyak Duit dengan Pejabat Negara yang mempunyai kewenangan tinggi, dilain pihak orang miskin ke kantor Camatpun susah untuk bisa bertemu dengan Pak Camat, apa lagi kalau mau bertemu pejabat tinggi…??
. Apa anda ingat sebelum Arthalita di Grebek beberapa hari sebelumnya diputuskan untuk Menghentikan Penyelidikan atas Kasusnya, tapi setelah sadapan telpon diperdengarkan dipengadilan maka terkuaklan semua Busuknya Hukum kita. Itu pun belum berakhir, Arthalita dan Urip mendapat Hak Istimewa dengan “Bisa” membawa telpon didalam jeruji besi Polisi (apakah Polisi bisa dibeli juga?
), dengan nomor Singapur pula. Dan kasus-kasus yang melibatkan rakyat miskin Selalu kalah dipengadilan, weleh… weleh… weleh…
20 Jul
Akan diadakan porsenicam dari tanggal 3 Agustus s/d 10 Agustus 2008 dengan berbagai lomba seperti :
- Metajog
- Lari 100 m, putra - putri
- Gerak Jalan Santai
- Volley
- Tenis Meja
- Tari Oleg Temu Lilingan
- Macepat
- Dll
Karang Taruna / Pemuda dapat peran mengkoordinir Lari cepat 100m, teman2 diharapkan mencari / mereomendasikan temannya yang mempunyai kemampuan atletik untuk selanutnya dilakukan penyaringan antar banjar.
17 Jul
Perubahan sangat cepat terjadi di Bali, khususnya Bali selatan. Mungkin karena dampak pariwisatanya. Dampak positifnya adalah perputaran roda ekonomi masyarakat lumayan lancar, tapi sisi negatifnya kebutuhan akan lahan semakin meningkat yang akhirnya Petani mengorbankan sawahnya, tegalannya dijadikan Ruko, Villa, Bunngalow, hotel atau bangunan lain. Mungkin saat ini petani sudah bosan bertani karena mereka selalu dirugikan (harga gabahnya rendah, pupuk langka dan mahal, pengairan terhambat karena sawah sudah berubah jadi bangunan) dan membuat petani memilih mengontrakkan / menjual saja sawahnya supaya cepet dapat uang banyak dan setelah villa dibangun diatas sawahnya petani itu minta jatah menjadi Gardener (kerennya Tukang Kebun) maupun Security (kerennya Satpam / Jaga Malam).
Lihatlah sekarang wilayan Umalas, dulu daerah itu “jarang dijamah”, jalannya selalu becek, sawahnya luas membentang namun sekarang sawah itu hilang ditutupi beton…
Begitu juga Pengubengan yang kita cintai, lihatlah foto pengubengan diatas yang diambil tahun 2003 tampak masih “banyak” lahan hijau / sawahnya dan bandingkan kondisinya saat ini mulai memprihatinkan, terus apa yang akan terjadi 5 atau 10 tahun lagi dengan lingkungan kita…???
Apakah kita masih perduli dengan lingkungan kita atau buta dengan Dollarnya bule…??? Siapa yang akan menjaga lingkungan yang merupakan warisan leluhur kita ini? Si Bule / Investor tidak akan mau tau dampak buruk pembangunan, karena dia dengan duitnya mengeruk keuntungan dari wilayah kita, suatu saat kalau daerah kita sudah ancur / tidak menarik lagi buat wisata maka dengan entengnya mereka akan meninggalkan kita dan melirik daerah lain yang masih Hijau. Apakah setelah itu kita akan sadar diri..??!!
11 Jul
Keikut sertaan Puteri Indonesia dalam Miss Universe dari dulu memang pro kontra karena dalam kegiatan Miss Universe ada sesi menggunakan pakaian bikini yang memperlihatkan aruat tubuh. Berbagai media cetak dan elektronik dinegeri ini gencar mengeksposenya begitu juga dengan tokoh masyarakat dan agama beramai-ramai menghujatnya, karena bertentangan dengan nilai adat timur dan agama.
Tetapi kita harus melek dengan kenyataan yang ada dan tidak bisa hanya menyalahkan Putri Indonesia yang mengunakan bikini karena tuntutan tugasnya, lihat saja anak negeri yang perbuatannya lebih seronok dan fulgar berpose di majalah maupun di TV, ulah yang tidak terpuji wakil rakyat dan selebritis dengan skandal sexnya, filem bokep yang dibuat iseng ataupun sengaja lewat handphone, cewek-ceewek jaman sekarang yang serba You Can See pakaiannya, dan yang lainnya itu dong yang harus dikecam dan harus diusut tuntas bukannya Cuma menghujat Putri Indonesia yang mestinya kita memberi dukungan kepada duta Indonesia di even tingkat internasional yang membawa harum nama bangsa..
11 Jul
Hampir dipastikan pasangan Mangku Pastika Puspayoga memenangkan pemilihan Cagub Bali mengungguli pasangan Cagub CBS-Suweta dan Winasa-Alit Putra. Memang susah melawan “Banteng” di Bali, itu dibuktikan Mangku Pastika Puspayoga unggul diberbagai wilayah di Bali yang membuktikan PDIP sangat mengakar rumput disamping sosok Mangku Pastika yang sudah sangat familiar di mata masyarakat. sedangkan CBS-Suweta dan Winasa-Alit Putra unggul di “Kampung” masing-masing.
Selamat kita ucapkan kepada pasangan Mangku Pastika Puspayoga, jangan mabuk dengan kemenangan tetapi kemenangan ini merupakan awal perjuangan Bapak berdua untuk membangun Bali. Dan jangan lupa kita untuk menagih janji-janji politik Pak Mangku saat kampanye dulu…
6 Jul
Tidak terasa tanggal 9 Juli besok kita akan memilih Gubernur Bali yang baru, semua kandidat sudah turun ke masyarakat menebar janji dan pesona kepada masyarakat Bali, debat pun sudah dilangsungkan beberapa kali bahkan disiarkan langsung oleh TV Nasional, artinya semua visi-misi, janji politik para Cagub telah didengar oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Bagi masyarakat kecil kebanyakan pesimis dengan Pilgub, mereka beranggapan siapapun pemimpin yang terpilih tidak akan membawa perubahan bagi kehidupan mereka, mereka hanya manis dibibir waktu kampanye dan pahit jika sudah duduk empuk memegang jabatan. Buktinya lihat saja kelakuan para calon gubernur dulu yang belum masuk verifikasi, mereka berlomba-lomba setiap hari kerumah2 penduduk menawarkan bantuan (sok merakyat
), tetapi ketika mereka tidak masuk kandidat 3 besar mereka sama sekali tidak pernah menampakkan hidungnya dimasyarakat…weleh, weleehh…
Dan rakyat menyangsikan Keberanian pemimpin bali mengambil tindakan Tegas untuk katakan TIDAK bagi perusakan lingkungan di Bali, Visi misi mereka seperti Bola yang isinya kosong, mereka menyuarakan Budaya, Subak, Pengangguran, Pendidikan, kesehatan tetapi mereka tidak punya Program yang Kongkrit, Langkah Nyata, dan Segera untuk menanggulangi Sawah yang semakin terpinggirkan (bagaimana memberdayakan subak, sawah saja sudah habis jadi bungalow dan ruko, jangan2 nanti kalau diberikan bantuan untk subak, subaknya fiktif dan duitnya masuk kantong deh).
Umumnya para kandidat bilang akan mengawasi ketat saja kebijakan pembangunan, tetapi mereka tidak punya Kebijakan Baru dan Program yg Real untuk mengerem laju pembangunan yg amburadul di bali. Jangan BERKEDOK pembela Budaya, Subak, Petan, Desa Pekraman. Tetapi Tunjukkan Langkah nyatamu wahai Calon Pemimpin Bali, jangan buta dengan kedudukan saja!!!
Memang siapasaih yang tidak tergoda dengan Jabatan? Dengan memangku jabatan semua urusan menjadi lancar, Rejeki datang sendiri, kolega semakin bertambah, keluarga tambah nyaman saja, bisnis merajalela, urusan Rakyat aahhh nomer sekian lahhh….
Jadi tanggal 9 Juli nanti hati2 dalam memilih, gunakan hati nurani dan akal sehat anda dalam menentukan Coblosan.
6 Jul
What’up teman2 anggota ST. Dharma Kerthi setiap bulan semakin sedikit jumlah kehadirannya dalam rapat! Ada apa ini..??
Setiap orang pasti punya kesibukan tetapi usahakan membagi waktu pribadi dengan kepentingan organisasi.!!
Apapun alasannya kehadirannya hasil rapat sudah mufakat yaitu : Membuat Acara Lomba 17 Agustus nanti (Tolong Patuhi dan jalankan hasil Rapat
). Acara yang kita format sederhana saja karena mengingat keuangan yang menipis, meskipun demikian tujuan pentingnya adalah memperingati hari jadi Negara Kita, mengenang jasa pahlawan kita.
Ketua Panitianya adalah saudara Wahyu “Ngitz” yang akan dibantu oleh panitia lainnya. Acara ini akan digodok lagi sehingga akan ada rapat susulan dikemudian hari.
3 Jul
Setelah batik Malaysia, tempe dipatenkan Jepang, kesenian Reog di klaim Malaysia, sekarang negara asing bikin ulah lagi dengan mematenkan karya seni desain perak Bali, serta kopi Gayo (Aceh) dipatenkan Belanda, kopi Toraja dipatenkan Jepang, sehingga kita tidak bisa lagi mengekspor kedua jenis komoditas tersebut. Terus sehabis ini apalagi milik kekayaan Indonesia yang mau dicuri bangsa asing?
Ada apa dengan Pemerintah yang tidak melakukan tindakan pencegahan dan melindungi hak milik bangsa Indonesia? Kita cuma ribut setelah semuanya itu mencuat kepermukaan tetapi tidak mencoba mengambil langkah mencegah sebelumnya.
Saat ini banyak orang asing termasuk orang Jepang di Indonesia khusunya di Bali yang mempelajari kesenian daerah, seperti belajar menari dan gamlelan Bali dengan sangat serius. Disisi lain kita dengan bangganya kesenian kita dipelajari oleh orang asaing dan kadang demi beberapa rupiah saja, tetapi kita harus waspada jangan-jangan nanti setelah mereka kembali ke negaranya mereka mengembangkan kesenian kita tadi lalu Mematenkannya! Apakah kita mau Gambelan, Gong, Angklung, Barong Bali menjadi hak milik orang Jepang? tari Baris, Panyembrahma menjadi milik Amerika? Sate lilit dan lawar menjadi milik Australia? Es daluman, tipat cantok menjadi milik Belanda? Kain songket, kain poleng, kopi Bali, keris, anjing Kintamani menjadi milik Singapura? Apaklah kita akan menunggu sampai semuanya itu akan terjadi…???
tia on Obat Penghilang Gatal – Gatal Karena Alergi
ilham nur five on Obat Penghilang Gatal – Gatal Karena Alergi
ilham nur five on Obat Penghilang Gatal – Gatal Karena Alergi
dewa on Tante Girang
Panterli on Obat Penghilang Gatal – Gatal Karena Alergi