Tempat bicara, tempat curhat, tempat belajar, tempat untuk Speak Up….
30 Nov
Hari ini padahal di suruh ma si Doi (wah 80’ banget) ke rumahnya di Gianyar karena baru datang dari Jkt finish kuliah, tapi dirumah lagi banyak yang harus dikerjakan jadi besok lusa habis dari kerja aja kesana. Setelah tugas nyuci, ngepel, ngambil project sablonan selesai, siang hari saya coba belajar soal2 CPNS sambil tiduran dan akhirnya ketiduran beneran, tapi ga lama karena my mom membangunkan nyuruh Bantu bersih2 tanaman. Sambil sedikit cemberut karena sebel dibangunin saya bergegas ikut bersih2. Setelah selesai bersih2 saya beli teh botol diwarung dan nongkrong didepan rumah sambil liatin orang lagi ngaspal jalan kebetulan pas didepan rumah (emang enak banget nonton orang lagi kerja, hehehe…
).
Sambil minum teh botol dingin dan menikmati sebatang rokok saya perhatikan kendaran truk besar lalu-lalang membawa aspal, setelah aspal diturunkan kendaran pengaspal (ga tau namanya, orang Bali nyebut Slender) pun meratakan aspalnya yang dibantu tenaga manusia meratakan. Hampir 30 menit saya tongkrongin dan ada hal menarik yang saya lihat yaitu walaupun plang / rambu dilarang melintas ada proyek pengaspalan jalan sudah dipasang dari ujung kampung saya diujung barat (lampu merah persimpangan mau ke br. semer) sampai pertigaan selatan rumah saya, namun masih tetap saja banyak kendaraan roda dua melintas tanpa bersalah padahal orang lagi sibuk bekerja (maklum orang Indonesia, larangan ada untuk dilanggar. Orang Indonesi Cuma takut jika ada aparat berseragam tapi ga takut sama tukang aspal jalan
). Jika ada kendaraan melintas para buruh pun berhenti sejenak begitu juga dengan slendernya malah mengalah menepi, aspal yang baru diratakan pun harus diratakan lagi karena ada tapak roda kendaran dan permukaan aspalnya jadi tidak rata. Selain itu ketidak disiplinan pengendarapun berpotensi terjadinya kecelakaan karena aspal yang baru sangat legket dan terdapat kendaraan berat yang lagi sibuk bekerja, jika saling senggol dikit bias fatal akibatnya.
Setelah puas ngliatin orang kerja perut jadi lapar saya lalu pulang dan pas banget ada dagang lumpia keliling datang lalu saya pesan. Sambil menikmati lumpia saya memindahkan postingan artikel diotak ke komputer mumpung lagi mood ngetik, hehehe…![]()
Sekian dulu karena saya mau memandikan “Si Putri” motor kesayangan karena banyak noda yang mengotori bodi mulusnya….
30 Nov

Beberapa hari yang lalu saya baca koran dan kaget dengan adanya berita rabies yang menjangkiti anjing di wilayah Ungasan – Bali selatan. Bali memang unik banyak sebutannya, seperti pulau seribu pura, pulau surga, Bali banyak libur, pulau seribu ruko, dan pulau anjing karena di Bali anjing tidak diharamkan dan mayoritas masyarakat Bali penyuka anjing, maka tidak kaget dihampir setiap rumah di Bali punya anjing peliharaan. Umumnya masyarakat memelihara anjingnya dengan melepasnya (tidak mengikat atau dikandang) sehingga anjing bisa bebas keluyuran dan “Having Fun”
sehingga perkembangbiakannya tidak terkendali. Makannya jika anda berniat kebali hati-hati pada bulan Maret (sasih ka-sanga) karena bulan itu musim kawin anjing, di setiap pengkolan, pertigaan, perempatan jalan apalagi malam hari akan dikuasai para anjing yang ngeceng dan berebut si Betina hingga sering menimbulkan perkelahian para anjing jantan. Yang membahayakan jika anda lewat saat itu mengendarai sepeda motor apalagi jalan kakai bisa-bisa anda bisa jadi korban tawuran anjing, apalagi jika anjingnya rabies bisa gawat tuh.
Karena tidak terkendalinya perkembangbiakan anjing di Bali menyebabkan banyaknya anjing liar dan tidak terurus, akibatnya banyak anjing yang tubuhnya kurus, krempeng, kurapan dan berung “koreng”. Jika anjing seperti ini masuk keperumahan sikap tidak mengenakkan yang sering diberikan oleh si pemilik rumah, kadang dipukul, dilempar batu, maupun disiram air panas yang menyebabkan kondisi anjing semakin parah dan menimbulkan bau busuk dari luka yang diderita. Yang menarik di Bali, melihat kondisi anjing liar yang tidak terawat mengugah “oknum” Bule yang tinggal di Bali turun tangan merawat dan memelihara anjing liar, bahkan membuka yayasan untuk merawat anjing liar seperti yang ada dikawasan Ubud. Bertolak belakang dengan orang Indonesia yang selalu menjaga hubungan secara Vertikal keatas dan bersemangat membangun tempat-tempat ibadah yang mewah tapi hubungan dengan sesama dan bahkan ke bawah sangat bertolak belakang
, tetapi bule dengan rasa tulus dan kasih sayang menyelamatkan serta merawat binatang – anjing liar dijalanan. Nah menurut saya ini yang harus kita teladani.![]()
Kembali ke rabies, disumber yang saya baca Virus rabies terdapat dalam air liur hewan (kebanyakan anjing) yang terinfeksi. Hewan ini menularkan infeksi kepada hewan lainnya atu manusia melalui gigitan dan kadang melalui jilatan. Virus akan masuk melalui saraf-saraf menuju ke medulla spinalis dan otak, dimana mereka berkembangbiak. Selanjutnya virus akan berpindah lagi melalui saraf ke kelenjar liur dan masuk ke dalam air liur.Selain anjing hewan lainnya yang juga bisa menjadi sumber penularan rabies adalah kucing, kelelawar, rakun, sigung, rubah. Hewan yang terjangkit rabies biasanya tampak gelisah dan ganas, kemudian menjadi lumpuh dan mati. Pada rabies jinak, sejak awal telah terjadi kelumpuhan lokal atau kelumpuhan total.
Gejala
Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 30-50 hari setelah terinfeksi, tetapi masa inkubasinya bervariasi dari 10 hari sampai lebih dari 1 tahun. Masa inkubasi biasanya paling pendek pada orang yang digigit pada kepala atau tempat yang tertutup celana pendek atau bila gigitan terdapat di banyak tempat. Pada 20% penderita, rabies dimulai dengan kelumpuhan pada tungkai bawah yang menjalar ke seluruh tubuh. Tetapi penyakit ini biasanya dimulai dengan periode yang pendek dari depresi mental, keresahan, tidak enak badan dan demam. Keresahan akan meningkat menjadi kegembiraan yang tak terkendali dan penderita akan mengeluarkan air liur. Kejang otot tenggorokan dan pita suara bisa menyebankan rasa sakit luar biasa. Kejang ini terjadi akibat adanya gangguan daerah otak yang mengatur proses menelan dan pernafasan. Angin sepoi-sepoi dan mencoba untuk minum air bisa menyebabkan kekejangan ini. Oleh karena itu penderita rabies tidak dapat minum. Karena hal inilah, maka penyakit ini kadang-kadang juga disebut hidrofobia (takut air).
Pengobatan
Jika segera dilakukan tindakan pencegahan yang tepat, maka seseorang yang digigit hewan yang menderita rabies kemungkian tidak akan menderita rabies. Orang yang digigit kelinci dan hewan pengerat (termasuk bajing, tikus) tidak memerlukan pengobatan lebih lanjut karena hewan-hewan tersebut jarang terinfeksi rabies. Tetapi bila digigit binatang buas (sigung, rakun, rubah dan kelelawar) diperlukan pengobatan lebih lanjut karena hewan-hewan tersebut mungkin saja terinfeksi rabies.
Tindakan pencegahan yang paling penting adalah penanganan luka gigitan sesegera mungkin. Daerah yang digigit dibersihkan dengan sabun, tusukan yang dalam disemprot dengan air sabun. Jika luka telah dibersihkan, kepada penderita yang belum pernah mendapatkan imunisasi dengan vaksin rabies diberikan suntikan immunoglobulin rabies, dimana separuh dari dosisnya disuntikkan di tempat gigitan.
Jika belum pernah mendapatkan imunisasi, maka suntikan vaksin rabies diberikan pada saat digigit hewan rabies dan pada hari ke 3, 7, 14 dan 28. Nyeri dan pembengkakan di tempat suntikan biasanya bersifat ringan. Jarang terjadi reaksi alergi yang serius, kurang dari 1% yang mengalami demam setelah menjalani vaksinasi.
Jika penderita pernah mendapatkan vaksinasi, maka resiko menderita rabies akan berkurang, tetapi luka gigitan harus tetap dibersihkan dan diberikan 2 dosis vaksin (pada hari 0 dan 2).
Sebelum ditemukannya pengobatan, kematian biasanya terjadi dalam 3-10 hari. Kebanyakan penderita meninggal karena sumbatan jalan nafas (asfiksia), kejang, kelelahan atau kelumpuhan total. Meskipun kematian karena rabies diduga tidak dapat dihindarkan, tetapi beberapa orang penderita selamat. Mereka dipindahkan ke ruang perawatan intensif untuk diawasi terhadap gejala-gejala pada paru-paru, jantung dan otak. Pemberian vaksin maupun imunoglobulin rabies tampaknya efektif jika suatu saat penderita menunjukkan gejala-gejala rabies.
Oh ya lupa, Bali mempunyai anjing Kintamani yang terkenal itu. Dan dipercaya anjing lokal (anjing kacang) dan anjing kintamani lebih kebal / tahan terhadap Virus Rabies lhoo….
28 Nov

MUInya Malaysia mengharamkan Yoga karena dalam aktivitas yoga mengandung elemen-elemen Hindu yang bisa merusak keimanan orang Muslim, misalnya ada pengucapan “OM” dalam memulai yoga pada salah satu alirannya, serta berisi nilai spiritual, pujian dan pujaan terhadap keyakinan Hindu dan itu tidak pantas dan merusak iman seorang muslim. Tapi saya pernah baca di buku kecil “Kesaktian dan Keampuhan Mantra Gayatri” sedikit kutipannya : “Banyak yg mendebat bahwa Pranava atau OM hanya boleh diucapkan oleh beberapa orang saja. Ini keliru. Mereka mengambil kesimpulan yg salah ini karena tidak mengetahui kebenarannya. Kesimpulan ini timbul dari keyakinan yg salah. Bhagavad Gita tidak menyebut kelompok ini atau kelompok itu. Krsna menyatakan Siapa Saja tanpa perkataan lain yang membatasinya pada suatu golongan atau jenis kelamin”-Gita Vahini:143. disebutkan juga : “Mantra Gayatri adalah doa yg diucapkan dengan penuh kerinduan oleh pria dan wanita dari segala Agama serta bangsa sepanjang masa. Pengulangan mantra ini akan mengembangkan kemampuan akal budi”-Satya Sai Speak, V:58.
Menurut saya mending MUI mengharamkan hal yang terang-teragan Buruk bagi bangsa ini, seperti Korupsi, premanisme, narkoba, kosmetik palsu, makanan palsu, oli palsu, separatis yg mau memisahkan dari NKRI.
23 Nov
Preman berasal dari kata bahasa Belanda vrijman yang artinya orang bebas, merdeka dan premanisme adalah sebutan yang sering digunakan untuk merujuk kepada kegiatan sekelompok orang yang mendapatkan penghasilannya terutama dari pemerasan terhadap orang lain.
Kapolri Baru menabuh genderang perang memberantas Preman, hampir setiap hari kita bisa lihat di TV di terminal, pasar, dan dipemukiman kumuh. Mereka dikejar-kejar sampai ada yang menangis segala, setelah ditangkap mereka didata dan tidak semua preman bisa langsung dijebloskan ke jeruji besi karena kurang fakta pendukung aksi kejahatannya. Persoalannya kenapa yang ditangkapi cuma preman kelas teri alias preman kampung saja?? Bagaimana dengan preman berdasi dan berseragam? Preman yang berkedok organisasi kepemudaan? Preman underbow partai politik? Debt collector?![]()
Kita patut acungi jempol tindakan kepolisian karena masyarakat yang selama ini menjadi korban pemalakan dipasar, pencopetan diterminal, penodongan, pungutan liar merasa lebih tenang beraktifitas. Tetapi banyak juga masyarakat yang menjadi korban salah tangkap polisi dikira preman tetapi Cuma orang pangangguran yang mencoba mencari kerja dan sesuap nasi berada dipasar dan terminal, karen diluar sana lapangan pekerjaan sangat sulit. Seharusnya pemerintah membenahi perekonomian dan melakukan langkah nyata mengurangi pengangguran dimasyarakat, bukannya membongkar lagi kantor dewan dengan anggaran yang membengkak. Jika perut sudah kenyang dan masyarakat sudah sejahtera maka tidak akan ada lagi yang namanya premansisme.![]()
Bagaimana dengan Kepolisian Daerah Bali, apakah sudah bersih2 preman? Preman yang suka mengobok2 kuta? Preman yang mengatasnamakan penjaga Bali? Preman backing judi togel? Mungkin polisi Bali juga sudah jalan dengan bukti membuka line pengaduan terhadap aksi premanisme, ayo maju Pak jangan takut dengan preman! Ayo jaga Bali…![]()
Hotline Pengaduan Aksi Premanisme di Bali
jika Anda mengetahui atau mengalami aksi premanisme di wilayah hukum Polda Bali, silakan kirim laporan via SMS ke nomor berikut ini :
1. Raditya Rendra Dewayana : Kasat Reskrim Poltabes Denpasar HP: 085237508000
2. I Made Witaya : Kasat Reskrim Polres Badung, HP : 08123636454
3. Dewa Adnyana : Kasat Reskrim Polres Gianyar, HP 081385748972
4. IM. Maha Atmaja : Kasat Reskrim Polres Klungkung, HP 08123901144
5. IN Kariyasa : Kasat Reskrim Polres Bangli, HP 08523769702
6. Ambaryadi : Kasat Reskrim Polres Buleleng, HP 081915726768
7. IW. Sinaryasa : Kasat Reskrim Polres Jembrana, HP 08123987105
15 Nov
Info CPNS di Kabupaten Klungkung 2008, download disini selengkapnya…![]()
Info Baru : Untuk mengetahui Hasil Test CPNS Kab. Klungkung silahkan Klik Disini
15 Nov
Di Kodya Denpasar juga ada penerimaan CPNS, silahkan Download disini selengkapnya…
15 Nov
Hoooee broo semua yang ada di Badung City diberiahukan bahwa sudah ada Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2008 serempak diseluruh daerah, pengumumannya ada di Kantor Bupati Badung yang baru n megah itu….![]()
![]()
![]()
Ada 3 lowongan jabatan yang dicari yaitu Guru, Kesehatan, dan Teknis. Tadi sore suasana kantor Bupati Badung sepi tidak seperti tahun2 yang lalu, mungkin karena lowongan jabatan yang sedikit dan kwalifikasi pendidikan yang mencari D3 dan S1 saja.
Materi test yaitu test pengetahuan umum, bakat skolatik, dan skala kematangan. Penerimaan surat lamaran dari tgl 17 - 29 November 2008 dan testnya tgl 7 Desember 2008.
Yang jadi persoalan, sekarang ‘Pejabat’ siapa ya yang perlu didekati…???
Selamat berjuang menjadi PNS broo…![]()
12 Nov
perjuangan para pejuang pengubengan berlangsung semakin sengit,,,
untuk menyelamatkan DEWI SITA
dari cengkraman rahwana,,,,
heheheheh,,,,
bagaimanakah akhirnya,,,,
akankah berhasil usaha2 yang dilakukan
siapakah yang akan dipilih DEWI SITA,,,
hanya tuhan yang tahu,,,,
tia on Obat Penghilang Gatal – Gatal Karena Alergi
ilham nur five on Obat Penghilang Gatal – Gatal Karena Alergi
ilham nur five on Obat Penghilang Gatal – Gatal Karena Alergi
dewa on Tante Girang
Panterli on Obat Penghilang Gatal – Gatal Karena Alergi