Makna tahun baru
Begitu cepat waktu berlalu tidak terasa tahun akan berganti lagi padahal rasanya baru kemarin saya bersama kawan2 duduk diwarung Pak Raden ditraktir Bir tanggal 31 Desember 2007 akan tetapi beberapa hari lagi kita akan merayakan pergantian tahun lagi. Untuk pergantian tahun 2009 besok saya belum ada rencana tapi ada beberapa kawan yang punya ide manggang dan reuni diposko Esson. Sebenarnya apa sih makna tahun baru itu? Kenapa kita harus merayakannya? Padahal itu bukan budaya kita, terlebih perayaan pergantian tahun biasanya dirayakan dengan hura2, pesta, terompet, kembang api, sound system dipinggir jalan, konvoi keliling kota dan alkohol. Yang intinya kesenangan sesaat yang akhirnya meninggalkan sampah dijalan2 sisa perayaan, kepala pusing akibat alkohol, dan masih segar kejadian kemarin peristiwa pengeroyokan dan pembunuhan di Dee Jay Caffe saat pergantian tahun.

Memang sih setiap orang punya hak untuk merayakan pergantian tahun dengan caranya masing2, akan tetapi hendaknya jangan berlebihan apa lagi kita sekarang mengalami krisis ekonomi global dan ancaman PHK menghantui, preman merajalela, tingkat emosi tinggi apalagi kena alkohol yang sudah pasti menemani pesta malam tahun baru. Menurut saya bukan tahun baru yang penting akan tetapi bagaimana kita menata ulang sikap mental untuk memasuki tahun baru, merenungi dan mengoreksi apa yang telah kita kerjakan selama 1 tahun kemarin serta menyiapkan langkah, strategi untuk menghadapi tantangan kedepan.