kembangapi.JPG

Menjelang pergantian tahun baru 2009 ke 2010 di daerah Kerobokan – Denpasar serta sekitarnya ramai orang-orang meyalakan kembang api terlebih jenis yang bisa diluncurkan keudara dan meledak. Pada awalnya sih menyenangkan juga melihat kembang api yang dinyalakan karena begitu indah meletus diudara malam, tapi lama kelamaan orang –orang pada berlomba menyalakan kembang api dengan ukuran besar pada siang maupun malam, rasa was-was pun muncul karena di Kerobokan dan sekitarnya daerah pemukiman sangat padat dan kabel listrik sembrawut. Jika ceroboh sedikit sama maka akan fatal akibatnya.

Saya tidak tahu apakah penjualan kembang api sekarang di izinkan didaerah oleh pihak berwenang di Badung dan Denpasar khususnya, karena pedagang kembang api musiman sudah meraja lela di Teuku Umar sampai ke pelosok kampung menjajakan kembang api dagangannya.

Menurut saya pejualan kembang api harus diawasi dan dibatasi, untuk kembang api kecil yang tidak membahayakan boleh lah, serta orang tua harus mengawasi anak-anaknya menyalakan kembang api tersebut demi keamanannya sendiri dan lingkungan. Jangan sampai pada malam pergantian tahun besok kembang api berada pada tangan yang tidak bertanggung jawab, pada orang mabuk yang tidak terkontrol misalnya akan sangat membahayakan (pengalaman pribadi, hihihi…)

Mari jaga lingkungan kita agar tetap kondusif menjelang pergantian tahun baru esok…